Pecat Puluhan Jurnalis, Microsoft Gunakan Kecerdasan Buatan di MSN

Home / Berita / Pecat Puluhan Jurnalis, Microsoft Gunakan Kecerdasan Buatan di MSN
Pecat Puluhan Jurnalis, Microsoft Gunakan Kecerdasan Buatan di MSN ilustrasi situs MSN atau Microsoft News. (foto: noitaro)

TIMESJOGJA, JAKARTAMicrosoft mulai memanfaatkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk melakukan kerja jurnalis di halaman Microsoft News dan MSN. Hal ini pun mengakibatkan puluhan jurnalis dipecat.

Menurut informasi dari Verge, jurnalis dan tim editorial Microsoft melakukan kinerja jurnalistik dengan mengkurasi dan memilih konten berita yang akan ditayangkan di halaman MSN.com, Edge, dan aplikasi Microsoft News.

Pihak Microsoft menyebutkan keputusan pemecatan jurnalis ini dilakukan berdasarkan evaluasi bisnis, dan diharapkan mampu meningkatkan investasi di sejumlah sektor. 

Microsoft pun menjamin bahwa semua konten yang akan tayang di halaman msn.com dan Microsoft News, akan sesuai dengan sebelumnya meski menggunakan AI.

Microsoft sebelumnya, melakukan pengambilan konten dari perusahaan media terpercaya untuk tampil di halaman MSN dan Microsoft News. Semua pemilhan konten tersebut dilakukan oleh tim editorial.

Microsoft juga menegaskan bahwa keputusan ini bukan karena adanya dampak Covid-19. "Keputusan ini bukan disebabkan oleh pandemi," tulis pihak Microsoft.

Meski demikian, pemecatan terhadap 50 jurnalis ini cukup berdampak terhadap tim Microsoft News yang berada di Britania Raya atau United Kingdom. Setidaknya ada 27 pekerja yang akan diberhentikan atas kebijakan ini.

Sebagai informasi, Microsoft telah ikut masuk di dunia media sejak 1995, setelah merilis MSN.com pada 1995. Pihak Microsoft juga pernah merilis bahwa ada 800 editor dari 50 lokasi di dunia yang bekerja untuk MSN.

Terkait rencana penggunaan kecerdasan buatan atau AI, Microsoft akan mulai menerapkannya di Microsoft News pada beberapa bulan terakhir. Microsoft juga telah mengklaim bahwa AI yang digunakan di MSN nanti akan mampu memindai konten, memproses, dan memfilternya. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com