Wali Kota Yogyakarta Raih Penghargaan dari BKKBN

Home / Berita / Wali Kota Yogyakarta Raih Penghargaan dari BKKBN
Wali Kota Yogyakarta Raih Penghargaan dari BKKBN Wali Kota Yogyakarta raih penghargaan dari BKKBN. (FOTO: Pemkot Yogyakarta for TIMES Indonesia)

TIMESJOGJA, YOGYAKARTA – Berkat dedikasinya dalam memberikan pelayanan Keluarga Berencana pada kegiatan pelayanan KB serentak sejuta akseptor, Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti mendapatkan penghargaan dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Kepala BKKBN, dr Hasto Wardoyo mengungkapkan penghargaan tersebut diberikan atas dedikasi dan partisipasi Walikota Yogyakarta dalam membangun dan menyukseskan program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).

“Wali kota Yogyakarta sangat peduli dan berperan dalam penyelenggaraan program KKBPK di kota Yogyakarta,” jelas Hasto melalui aplikasi zoom saat puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) di RS Happy Land, Selasa (30/6/2020).

Mewakili wali kota Yogyakarta, Sekda kota Yogyakarta, Aman Yuriadijaya menuturkan bahwa pencapaian tersebut merupakan kerja sama seluruh elemen masyarakat baik dari tingkat RT/RW serta kader-kader PKK.

“Ini menjadi tantangan terbesar bagi pengendalian penduduk di kota Yogyakarta. Kita harus selalu optimistis pengendalian penduduk dapat dilaksanakan, namun itu semua bisa dicapai jika ada kesadaran dari masyarakat dan kontrol dari pemerintah,” katanya.

Aman menjelaskan, program ini bukan hanya sekedar KB, melainkan bagaimana mengedukasi masyarakat dan membangun keluarga yang sehat maupun sejahtera.

“Terima kasih atas apresiasi yang telah diberikan oleh pemerintah pusat dan program ini akan terus kami lakukan sehingga program BKKBN dapat dilaksanakan dengan baik di kota Yogyakarta,” ujar Aman.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana kota Yogyakarta, Emma Rahmi Ariani mengatakan jika pada peringatan Harganas kali ini, Pemkot Yogyakarta mengadakan pelayanan KB serentak di seluruh fasilitas kesehatan KB dengan menargetkan 303 akseptor.

Dalam kesempatan tersebut pun, Pemkot Yogyakarta juga menggandeng dan melibatkan anggota Kodim 0734 dan TP PKK kota Yogyakarta yang berkolaborasi dengan petugas KB dalam penggerakan calon akseptor KB di masing-masing Kecamatan.

“Selain mitra penggerak, Pemkot Yogyakarta juga bermitra dengan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) kota Yogyakarta dan fasilitas kesehatan swasta dalam pelayanan KB,” jelas Emma.

Untuk meningkatkan kualitas pelayanan KB bagi masyarakat terutama setelah adanya pandemi Covid-19 ini, Emma berencana membuka layanan konsultasi KB secara online bagi masyarakat.

“Masyarakat dapat memperoleh informasi atau melakukan konsultasi pelayanan KB melalui JSS atau menghubungi langsung hotline nomor kontak penanggungjawab pelayanan KB masing-masing wilayah. Nomor kontak penanggungjawab ini bisa diperoleh di JSS kota Yogyakarta,” terangnya. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com