Pemkab Sleman Gelar Forum Komunikasi Keprotokolan

Home / Berita / Pemkab Sleman Gelar Forum Komunikasi Keprotokolan
Pemkab Sleman Gelar Forum Komunikasi Keprotokolan Suasana pelatihan peningkatan SDM keprotokolan yang diselenggarakan Pemkab Sleman. (FOTO: Istimewa/TIMES Indonesia)

TIMESYOGYAKARTA, YOGYAKARTAPemkab Sleman, Yogyakarta terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) para pegawainya. Nah, untuk mewujudkan hal tersebut Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sleman menggelar pelatihan peningkatan SDM yang dikemas dalam Forum Komunikasi Keprotokolan.

Acara tersebut diadakan di aula lantai III Kantor Setda Kabupaten Sleman, sejak Selasa hingga Kamis (16 -18/7/2019). Pesertanya sebanyak 60 orang. Mereka berasal dari OPD, Kecamatan, BUMD dan Desa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sleman, Dra Shavitri Nurmala Dewi MA mengatakan, penyelenggaraan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta terhadap tugas dan ruang lingkup keprotokolan.

”Kegiatan ini bertujuan untuk menyatukan pemahaman dan wadah komunikasi bagi aparat keprotokolan dalam melaksanakan tugas serta menyikapi perkembangan keprotokolan,” kata Evy, panghilan akrab Kabag Humas Sleman ini.

Pada hari pertama, hadir sebagai pemateri yaitu Kepala Bagian Protokol DIY, RM. Tedjo Purnomo SH yang menyampaikan materi tentang Pelaksanaan Manajemen Keprotokolan di Daerah. dan Kasubag Protokol UGM, Haryanto SE MM yang menyampaikan materi bertema Pengantar MC dan Etika Keprotokolan.

Kemudian, materi hari kedua yaitu Performance MC & Membangun Kepercayaan Diri dengan narasumber  oleh Ninda Nindiani MA dari Principal First Step Training & Consulting dan  Manajemen Emosi & Motivasi Dalam Meningkatkan Efektifitas Kinerja dengan yang disampaikan Tim Ardhana Human Development and Communication Traning Yogyakarta.

“Untuk hari ketiga atau terakhir, materi yang diberikan yaitu Praktek MC dalam Bahasa Indonesia dengan narasumber Protokol Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sleman. Pelatihan hari ketiga ini merupakan praktek dari materi yang diberikan dalam pelatihan dua hari sebelumnya,” tambah Evy.

Asisten Sekretaris Daerah Bidang Administrasi Umum, Arif Haryono SH mengatakna, protokol biasanya dipahami sebagai orang atau petugas yang menjalankan fungsi keprotokolan. Namun, yang dimaksud dengan protokol sebenarnya adalah seperangkat sistem yang menjamin harga diri dan martabat negara di dalam penyelenggaraan acara.

Karena itu, dalam setiap kegiatan birokrasi yang melibatkan pejabat atau instansi yang mempresentasikan  kelembagaan negara atau pemerintah harus selalu menggunakan keprotokolan.

Arif Haryono menambahkan, kegiatan ini dilaksanakan karena banyaknya kegiatan yang memerlukan keprotokolan. Namun, tidak memungkinkan untuk dikelola semua oleh Bagian Humas dan Protokol. Sehingga, diperlukan pengaturan dan pemahaman kegiatan mana yang menjadi bagian dari penyelenggaraan tingkat kabupaten dan mana yang harus dikelola serta dikoordinasikan tingkat kecamatan maupun desa.

“Meskipun di desa tidak terdapat fungsi ketugasan keprotokolan. Namun, desa harus mampu menjalankan fungsi keprotokolan di dalam penyelenggaraan acara-acara tertentu di tingkat desa sendiri seperti pelantikan pamong atau kunjungan tamu. Semoga pelatian yang diselenggarakan Pemkab Sleman ini bermanfaat,” tambah Arif saat membuka Forum Komunikasi Keprotokolan. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com