Ketua LKKS Agam Sumatra Barat Vita Indra Capri Kunjungi LPPM BIMa Yogyakarta

Home / Berita / Ketua LKKS Agam Sumatra Barat Vita Indra Capri Kunjungi LPPM BIMa Yogyakarta
Ketua LKKS Agam Sumatra Barat Vita Indra Capri Kunjungi LPPM BIMa Yogyakarta Ketua Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kabupaten Agam Sumatera Barat (Sumbar) Vita Indra Capri berserta rombongan saat berkunjung ke LPPM PA BIMa, Selasa (3/12/2019)

TIMESYOGYAKARTA, YOGYAKARTA – Ketua Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kabupaten Agam Sumatera Barat (Sumbar) Vita Indra Capri berserta rombongan, Selasa (3/12/2019) melakukan kunjungan ke Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat-Panti Asuhan “Bina Insan Mandiri” (LPPM BIMa) Yogyakarta.

Kedatangan Vita Indra Capri yang juga istri Bupati Agam disertai para pengurus LKKS Agam lainnya di antaranya istri Wakil Bupati Agam, Candra Gumilarti dan istri Sekda Kabupaten Agam, Eva Martias.

LKKS-Agam-Sumatra-2.jpg

Mereka disambut alunan musik elektone dan lagu yang dinyanyikan oleh Wintono. Penyandang tunanetra sekaligus penderita autis salahsatu anak dampingan BIMa.

Vita Indra Capri dalam kesempatan tersebut menyampaikan. Sembilan tahun tugas kemana-mana. Mendampingi suaminya Bupati Agam Dr. Ir. H. Indra Catri, MSP.

Baru kali bisa merasakan haru disambut lagu merdu. Selain silaturahmi maksud kedatangannya bersama 40 orang rombongan. Dalam rangka kunjungan studi komperatif di beberapa tempat di Daerah Istimewa Yogyakarta.

LKKS-Agam-Sumatra-3.jpg

Kehadirannya di BIMa karena informasi dari LKKS Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BK3S) DIY.

Sedangkan tujuan acara ini, untuk meningkatkan kapasitas SDM pengurus LKKS Kabupaten Agam dengan melakukan program "Studi Tiru" menggunakan metode tanya jawab maupun diskusi.

Hasil ilmu yang didapat kalau bisa diterapkan di Kabupaten Agam. Maka 100 % akan dipakai atau ditiru dan diterapkan di Kabupaten Agam.

Intinya mengejar informasi hingga sampai sini. Dan usai dari sini apa yang dilakukannya akan dimintai tanggung jawab oleh Bupati maupun Dinsos. Jadi pada intinya silaturahmi berbagi cerita dan informasi.

Pengurus BIMa Drs Agus Darmono, mengatakan apa yang dihidangkan untuk para tamu merupakan hasil buatan warga dampingan mereka. Di antaranya telur asin buatan para lansia. Sedangkan jamu buatan ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) yang didampingi. Tetapi semua produk tersebut terjamin hygienis. Mereka juga butuh kerjaan apalagi anaknya kuliah. Seperti itulah salah satu contoh cara Agus Darmono memberdayakan mereka.

Ketua Umum LPPM Bina Insan Mandiri, Dr Hj Istiana Hermawati, S.Pd, M.Sos mengatakan dirinya tidak pernah merencanakan untuk mendampingi anak yatim atau warga binaan ini.

Semua mengalir begitu saja dan tak terasa kini BIMa telah mengampu 800 an anak yatim. Lansia sebanyak 500 jiwa, ODGJ ada sekitar 150 jiwa dan masih banyak lagi. Dari jumlah sebanyak itu tidak ada satupun yang nyari.

Mereka datang dengan sendirinya. Istiana kemudian mengungkapkan masa lalunya saat menerima cobaan hingga mendapatkan kesembuhan setelah berbagi dan berbagi dengan sesama yang membutuhkan ini. Dari situlah perjuangan makin membesar.

Namun terus menjalani dan semuanya katena kuasa Illahi. Termasuk para relawan yang ikhlas dan eksis, mengurusi panti sejak 2002 hingga saat ini.

Keberadaan panti BIMa hanya untuk koordinasi. Menurut Istiana, memang bukan hal yang mudah di jaman sekarang karena semua di hitung materi. Terus tulus dan mengabdi. Pasti Tuhan punya rencana ke depan nanti. Seperti kegiatan BIMa akhirnya juga banyak didukung berbagai pihak yang peduli.

Sebelum acara ditutup dengan makan bersama olahan warga binaan. Dalam kegiatan tersebut Vita Indra Capri mewakili LKKS juga menyerahkan oleh-oleh bingkisan yang diterima Istiana Hermawati yang mewakili LPPM BIMa Yogyakarta (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com