Harga Menurun, Kota Cirebon Alami Deflasi 0,09 Persen di Bulan Mei 2020

Home / Ekonomi / Harga Menurun, Kota Cirebon Alami Deflasi 0,09 Persen di Bulan Mei 2020
Harga Menurun, Kota Cirebon Alami Deflasi 0,09 Persen di Bulan Mei 2020 Kota-kota pantauan IHK di Jawa Barat yang mengalami inflasi dan deflasi. (Foto: BPS Kota Cirebon)

TIMESJOGJA, CIREBON – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cirebon, Jawa Barat mencatat, Kota Cirebon mengalami deflasi selama bulan Mei 2020 sebesar 0,09 persen, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 102,65.

Kepala BPS Kota Cirebon, Joni Kasmuri menjelaskan, deflasi yang terjadi di bulan Mei ini dikarenakan adanya penurunan harga berbagai komoditas pada 2020, serta adanya pandemi Covid-19. Hal tersebut menyebabkan terjadinya penurunan IHK dari 102,74 pada April 2020 menjadi 102,65 pada Mei 2020.

"Penurunan IHK ini menyebabkan Kota Cirebon mengalami deflasi sebesar 0,09 persen," jelasnya, Selasa (2/6/2020).

Joni melanjutkan, beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga pada Mei 2020, antara lain cabai merah, telur ayam ras, daging ayam ras, bawang putih, cabai rawit, dan beras. Pada Mei 2020 dari 11 kelompok pengeluaran, 3 kelompok mengalami inflasi, 2 kelompok mengalami deflasi, dan 6 kelompok tidak mengalami perubahan harga.

Dibandingkan dengan bulan Mei tahun 2019 lalu, lanjutnya, tingkat inflasinya cukup tinggi, yakni 0,37 persen. Hal tersebut berkaitan dengan adanya Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri, di mana harga bahan pokok mengalami kenaikan.

Sedangkan di bulan Mei tahun ini, dengan kondisi yang sama yakni Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri, justru mengalami deflasi dan harga bahan pokok mengalami penurunan.

"Karena adanya Covid-19, membuat daya beli masyarakat turun, sehingga harga bahan pokok ikut turun," jelasnya.

Sedangkan dibandingkan dengan kota-kota pantauan IHK di Jawa Barat, Kota Cirebon menduduki peringkat ketiga yang mengalami deflasi. Kota-kota tersebut adalah Kota Bandung (0,25 persen), Kota Depok (0,17 persen), Kota Cirebon (0,09 persen), dan Kota Bekasi (0,08 persen).

Sedangkan kota-kota yang mengalami inflasi di Jawa Barat adalah Kota Sukabumi (0,03), Kota Tasikmalaya (0,03), dan Kota Bogor (0,01). Adapun untuk Provinsi Jawa Barat mengalami deflasi 0,11 persen dan Nasional mengalami inflasi 0,07 persen.

"Kota-kota pantauan di Jawa Barat juga mengalami penurunan harga. Di Bulan Mei sudah ada 4 kota yang mengalami deflasi," tuturnya.(*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com